Bekasi — Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi H. Adeng Hudaya, AP., M.Si., mengimbau seluruh warga Kabupaten Bekasi agar memastikan kondisi rumah tetap aman dari potensi bahaya kebakaran saat ditinggalkan mudik.
Adeng menegaskan, salah satu langkah penting yang harus dilakukan warga sebelum meninggalkan rumah adalah memastikan seluruh peralatan listrik dalam keadaan tidak terhubung dengan arus listrik. Hal tersebut untuk menghindari risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
“Cabut semua alat listrik seperti AC, televisi, kulkas, dispenser dan peralatan lainnya untuk menghindari bahaya konsleting listrik saat rumah ditinggalkan,” ujar Adeng dalam keterangan Senin, (16/3/2026).
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kembali kondisi dapur, khususnya kompor gas. Warga diminta melepas regulator dari tabung gas guna mencegah potensi kebocoran yang dapat membahayakan.
“Periksa kembali kompor dan lepaskan regulator dari tabung gas. Selanjutnya matikan keran air dan kosongkan bak penampung air sebelum meninggalkan rumah,” jelasnya.
Adeng juga mengimbau warga agar melaporkan rencana perjalanan mudik kepada pengurus RT/RW atau pihak keamanan setempat. Warga juga diminta meninggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi guna memudahkan komunikasi apabila terjadi kondisi darurat.
Apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat, masyarakat dapat segera menghubungi call center Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi melalui nomor kantor dinas di 021-22137870. Selain itu, tersedia juga layanan di sejumlah pos damkar, di antaranya Pos Cikarang Utara (021-89077000), Pos Cikarang Selatan (021-89881900), Pos Pemda Kabupaten Bekasi (021-89119000), Pos Babelan (021-89239900), Pos Serang Baru (021-89098803), Pos Sukatani (021-89097913), serta Pos Tarumajaya (081317932644).
Lebih lanjut, Adeng menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk tetap siaga selama masa mudik dan libur Idulfitri 2026. Setiap hari sebanyak 60 hingga 65 personel akan bertugas secara bergiliran dengan sistem piket 1x24 jam yang tersebar di 9 pos pemadam kebakaran di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Untuk kesiapan mudik Lebaran 2026, setiap hari piket anggota sebanyak 60 sampai 65 orang dengan sistem piket 1x24 jam dan tetap bertugas selama libur Idulfitri,” ungkapnya.
Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi juga melakukan perbantuan pengamanan di pos pengamanan Lebaran bersama jajaran kepolisian. Satu regu personel lengkap dengan satu unit mobil pemadam disiagakan di pos utama Gedung Juang.
“Sementara untuk pos-pos lainnya kami melakukan patroli mobile menyesuaikan dengan lokasi pos damkar terdekat dengan Pos Pengamanan Ketupat,” pungkas Adeng.
Vin,-



